Tiga RS di Malang Punya Fasilitas Antar Obat

Daviq Umar Al Faruq    •    Sabtu, 20 Oct 2018 10:37 WIB
fasilitas kesehatankesehatan
Tiga RS di Malang Punya Fasilitas Antar Obat
Ilustrasi Aplikasi Halodoc. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Malang: Tiga rumah sakit (RS) di Malang, Jawa Timur, kini memiliki layanan kesehatan inovatif untuk memudahkan pasien. Layanan pengantaran obat untuk pasien bertajuk Halodoc Goes to Hospital sudah diterapkan di RS Lavalette, RS Aisyiyah serta RS Baptis.

Kepala Rumah Sakit Lavalette dr Abdul Rokhim MARS mengatakan kehadiran Halodoc Goes to Hospital juga membantu RS dalam peningkatan kualitas pelayanan farmasi. Sebab RS bisa menangani 300 resep obat setiap harinya dengan waktu tunggu sekitar 35 menit untuk obat non racikan, dan 60 menit untuk obat racikan.

"Layanan yang ditawarkan juga memungkinkan kami untuk mengurangi antrean pelayanan farmasi serta menjadi solusi praktis  bagi pasien," katanya, Sabtu, 19 Oktober 2018.

Cara untuk menikmati layanan ini pun cukup mudah. Setelah menjalani konsultasi dengan dokter, pasien akan mendapatkan resep obat sesuai dengan sakitnya masing-masing. Pasien kemudian membayar layanan konsultasi dan resep obat yang ingin ditebus.

Pada proses pembayaran inilah, pihak RS akan memberikan penawaran kepada pasien untuk pengantaran obat melalui layanan Halodoc Goes to Hospital. Apabila pasien setuju menggunakan layanan ini, maka pasien hanya perlu melakukan pengisian data tambahan untuk pengiriman obat dan membayar obat.

Pasien tinggal menunggu pihak Halodoc mengantarkan obat ke alamat yang dikehendaki dengan jarak maksimal 40 kilometer. Pasien pun dapat memantau proses penebusan resep obat melalui akun pribadi pada aplikasi Halodoc. Bahkan, pasien juga bisa mengetahui tata cara konsumsi obat melalui aplikasi.

"Layanan Halodoc Goes to Hospital dapat diakses setiap pasien, baik pasien umum maupun pasien BPJS, begitu pun pasien baru maupun pasien rawat jalan yang sudah rutin menebus obat di rumah sakit," papar Jonathan Sudharta, CEO Halodoc.

Halodoc sendiri telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 RS pemerintah maupun swasta di sejumlah kota di Indonesia. Selain tiga RS di Malang, Halodoc juga akan bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit lainnya untuk menjangkau lebih banyak pasien.

"Teknologi digital sangat cepat berkembang dan akan membantu rumah sakit dalam menunjang pelayanan ke pasien secara lebih efisien dan efektif," ujar dr. Kuntjoro AP, M.Kes, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

 


(SUR)