Calon Kepala Daerah dari PDIP Wajib Setor Uang

Amaluddin    •    Senin, 21 Aug 2017 16:33 WIB
pilkada 2018
Calon Kepala Daerah dari PDIP Wajib Setor Uang
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: DPD PDI Perjuangan mewajibkan kandidat kepala daerah di Jawa Timur menyetor Rp150 juta ke partai. Nantinya, dana itu digunakan untuk biaya survei.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, mengatakan setoran itu berlaku untuk kandidat yang mencalonkan diri dalam pemilihan kabupaten dan kota. Tahun depan, 18 kabupaten dan kota di Jatim menyelenggarakan pemilihan suara.

"Sebenarnya total dana yang kami butuhkan untuk survei di 18 kabupaten dan kota yaitu Rp3 miliar. Untuk satu daerah pemilihan dibutuhkan dana survei sebesar Rp150 juta," kata Kusnadi usai uji kelayakan dan kepatutan bakal calon kepala daerah di Jatim di Kantor DPD PDIP Jatim, di Surabaya, Senin 21 Agustus 2017.

Kusnadi mengatakan dana survei bukan berasal dari kas internal partai. Tapi dana itu dibebankan kepada calon yang hendak maju lewat PDI Perjuangan. 

"Materi yang disurvei, di antaranya potensi daerah dan kondisi politik serta potensi kemenangan calon," lanjut Kusnadi.

Kusnadi mengatakan, partai bekerja sama dengan 10 lembaga survei, di antaranya Indobarometer dan Poltracking. Setiap daerah bakal disurvei lembaga yang berbeda.

Kusnadi menjelaskan survei dengan dana sebesar Rp150 juta biasanya melibatkan 300 responden. Bila jumlah responden ditambah, dananya juga lebih besar.

Kusnadi mengatakan sebanyak 50 kandidat mengikuti uji kelayakan. Sebanyak 40 persen merupakan kader PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan, lanjut Kusnadi, menargetkan kemenangan di 12 kabupaten dan kota. Misalnya Probolinggo, Tulungagung, Nganjuk, dan Mojokerto.

"Ini karena daerah tersebut sejak reformasi sudah dikuasai PDI Perjuangan,” kata Kusnadi.


(RRN)