Petani Padi Disarankan Ikut Asuransi

Aditya Mahatva Yodha    •    Kamis, 03 Aug 2017 15:50 WIB
asuransi pertanian
Petani Padi Disarankan Ikut Asuransi
Lahan pertanian di Kabupaten Malang, Jawa Timur -- MTVN/Aditya Mahatva Yodha

Metrotvnews.com, Malang: Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Malang meminta para petani padi mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Hal ini sebagai antisipasi jikaterjadi gagal panen akibat gangguan hama, baik wereng maupun organisme pengganggu tanaman lainnya.

"Laporan yang masuk, dari 33 kecamatan di Malang, baru 13 kecamatan yang bebas dari wereng," kata Kepala Dinas TPHP Kabupaten Malang Nasri Abdul Wahid di kantornya, Jalan Sumedang, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Kamis 3 Agustus 2017.

Menurut Nasri, sejumlah lahan sawah di Malang rusak dan gagal panen akibat serangan wereng. Di antaranya berada di Kecamatan Kepanjen, Ngantang, Kasembon, Tirtoyudo, Wonosari, Ngajum, Donomulyo, Pagelaran, Sumberpucung, Kromengan, Turen, dan Kecamatan Dampit.

Nasri menjelaskan, program AUTP disubsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Petani tidak perlu khawatir mengalami gagal panen jika mengikuti asuransi ini.

"Hanya dengan membayar Rp36 ribu per hektare dalam satu kali musim tanam, petani akan mendapatkan ganti rugi Rp6 juta bila mengalami gagal panen atau puso," pungkas Nasri.


(NIN)