Musim Hujan Datang, Sungai di Sidoarjo Dinormalisasi

Syaikhul Hadi    •    Senin, 03 Oct 2016 18:45 WIB
musim hujan
Musim Hujan Datang, Sungai di Sidoarjo Dinormalisasi
Perbaikan pintu air di kawasan Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo, MTVN - Syaikhul Hadi

Metrotvnews.com, Sidoarjo: Jawa Timur memasuki kawasan musim penghujan. Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan, Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo melakukan normalisasi sungai.

Dinas Pengairan memprioritaskan normalisasi sungai besar. Di antaranya Sungai Sidokare, Pucang, Semambung, Wilayut, Gedangan, Balongbendo, dan Sungai Kaliporong. 

"Sejak sebulan yang lalu, normalisasi sungai sudah kami lakukan. Terutama sungai yang rawan meluap saat banjir," ujar Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo, Agus Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/10/2016). 


(Bersih-bersih sampah di kawasan Tambak Sawah Kecamatan Waru Sidoarjo, MTVN - Hadi)

Ia mengatakan banjir berpotensi terjadi. Curah hujan yang tinggi dapat mengakibatkan sungai meluap. 

"Tapi untuk saluran pengairan di perkotaan, insya Allah aman. Saat ini kita sedang melaksanakan normalisasi di kawasan Juanda. Alat berat kita juga disana," katanya. 

Normalisasi sungai di kawasan Juanda dapat mengurangi genangan air saat musim hujan. Sebab Jalan Raya Juanda merupakan akses utama menuju Bandara. "Kawasan Juanda juga menjadi prioritas kami. Karena banyak masyarakat yang hendak menuju bandara harus melalui akses tersebut," tegasnya. 

Tak hanya itu, pihaknya juga merencanakan untuk membuat bendungan di beberapa titik. Targetnya yaitu Sungai Buntung di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru. Target lain yaitu bendungan di pertemuan Sungai Sidokare dan Pucang. Bendungan ketiga bakal dibangun di Kali Alo. antara sungai Sidokare dan sungai Pucang. Dan Ketiga di Kali Alo Kecamatan  Jabon. 


(Kabid Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pengairan Sidoarjo, Agus Hidayat)

"Sudah kami usulkan ke Pemerintah Pusat, karena menggunakan APBN. Diperkirakan satu bendungan dananya Rp150 miliar. Bendungan ini kan untuk menghentikan air saat pasang. Mudah-mudahan bisa terealisasi di tahun depan," ungkapnya. 

Selama ini, lanjutnya, pihaknya sudah melakukan perbaikan di beberapa bendungan yang sudah ada di Sidoarjo. Di antaranya di Pendopo Sidoarjo, Desa Grogol Kecamatan Tulangan, Desa Kalidawir, Desa Randegan, Kalisampurno Kecamatan Tanggulangin, dan Desa Ketegan Kecamatan Taman. 

"Perbaikan bendungan itu untuk melancarkan irigasi dan mengurai arus laju air sungai," tandasnya. 



(RRN)