Jatim Rencana Impor Bawang Putih dan Kedelai

Amaluddin    •    Jumat, 23 Mar 2018 18:41 WIB
impor
Jatim Rencana Impor Bawang Putih dan Kedelai
Bawang Putih. (Shutterstock).

Surabaya: Gubernur Jawa Timur Soekarwo berencana akan impor bawang putih dan kedelai ke wilayahnya. Ini lantaran pertanian di Jatim lemah dalam bidang penanaman bawang putih dan kedelai.

"Ya kalau panen kita ekspor, kalau kurang ya mesti kita impor, asalkan harganya lebih murah, dan itu biasa," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya, di Surabaya, Jumat, 23 Maret 2018.

Menurut Pakde Karwo, pertanian di Jatim dalam bidang penanaman bawang putih dan kedelai mengalami kendala. Ini lantaran tanah di Jatim dataran rendah, sehingga tidak cocok untuk membudidayakan bawang putih. "Sementara untuk penanaman bawang putih itu cocok di dataran tinggi," katanya.

Pakde Karwo tak mengelak soal kelemahan Jatim dalam bidang pertanian dua komoditi itu (bawang putih dan kedelai). Sebab, kata dia, kultur tanah di Jatim tidak cocok untuk kedua komoditas tersebut. 

"Dua yang Jatim tidak bisa, yaitu kedelai sama bawang putih. Tanah di sini tidak cocok untuk bawang putih karena kurang dataran tinggi. Gunungnya kurang tidak seperti di Jawa Barat," katanya.

Padahal, lanjut Pakde Karwo, pihaknya telah berusaha untuk menanam dua komoditi tersebut di sejumlah daerah di Jatim. Namun gagal.

"Kita pernah mencoba di Banyuwangi, tetap saja belum berhasil, karena tanahnya memang tidak cocok, yang cocok itu di Jatim bawang merah," katanya.

Namun, Pakde Karwo belum bisa menyebut berapa jumlah bawang putih dan kedelai yang akan diimpor. Ia juga masih merahasiakan dua komoditi itu akan diimpor dari mana. "Nanti dulu, masih akan dibahas. Tunggu saja dulu," ujarnya.



(ALB)