Cara Hidup Masyarakat Harus Diubah Demi Bebaskan Sungai dari Pencemaran

Syaikhul Hadi    •    Kamis, 25 Jan 2018 17:46 WIB
pencemaran sungai
Cara Hidup Masyarakat Harus Diubah Demi Bebaskan Sungai dari Pencemaran
Ilustrasi -- ANT/Fahrul Jayadiputra

Sidoarjo: Pencemaran di sejumlah sungai di Sidoarjo disebabkan karena masyarakat yang tidak bisa menjaga kebersihan lingkungan. Guna mengatasinya, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengubah cara hidup masyarakat agar dapat ikut menjaga lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Sidoarjo Bahrul Amiq mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan menyediakan tempat pembuangan ssampah dan pengelolaan sampah.

"Kita sangat ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli pada lingkungannya. Kami membuat gerakan-gerakan untuk perawatan sungai dan lain sebagainya," kata Bahrul di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 24 Januari 2018.

(Baca: Warga Akui Sulit Tangani Limbah Rumah Tangga)

Menurut Bahrul, pencemaran lingkungan tidak hanya berasal dari limbah rumah tangga. Limbah industri juga ikut andil mengotori sungai.

"Karenanya kita tekankan agar adanya legalitas pada industri di Sidoarjo, terutama Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal). Kami juga melakukan monitoring hingga pembinaan terhadap industri," terangnya.

Saat ini, lanjut Bahrul, ada 5.000 industri di Sidoarjo, baik skala kecil maupun besar. Dari ribuan ndustri yang ada, belum jelas industri mana yang memiliki kelengkapan perizinan hingga Ipal.

"Yang terpenting adalah bagaimana industri ini lebih pro-aktif untuk tidak melakukan pencemaran terhadap lingkungan," tandasnya.


(NIN)